Tiga
Aku melihat hal yang sebelumnya tak sanggup aku amati, aku tak bisa menganalisa apa itu, bahkan aku tak paham apa yang termaksut. Hai dirimu yang dulu ku cinta, tak bisakah kau ambil kesempatan itu lagi? Tak bisakah kamu merasakan angin yang jatuh? Pernahkah kamu meraba kesejukan yang pernah singgah? Ingatkah ketika hujan mengertimu hingga ia meneteskan perihnya.hal indah yang pernah tersimpan namun kau ingkari hingga kau korbankan semuanya untuk membuang begitu saja kenangan itu. Ku tak sanggup lupakan, ku tak semudah itu menghilangkan rasa, karna rasa itu pernah manis. Seandainya kita bisa mengulang dan mengubah itu lebih baik lagi, mungkin sampai saat ini kita masih sanggup menggenggam dan bertahan. Kenangan itu terlalu merantaiku keras, ketulusan itu, seandainya dulu kamu bisa mengartikan segala hal itu, mungkin kamu takkan menyia-nyiakannya. Bagiku masalalu adalah kegelapan. tak ada sinar yang mampu mengarahkan jalan menuju kesana. Masalalu adalah kenangan yang tersimpan dan tak perlu membukanya kembali, karna bagiku masalalu adalah bingkisan yang mengerikan. Dan inilah kenangan, warna dan janji-janji kosong. Kamu tak pahami mengenai tangisan, karna kamu tak lihat bahwa tangisan adalah curahan hati yang tak sanggup lagi menahan kesakitan dan kamu tak merasakan. Sekarang kau bisa tertawa melihat, namun tak merasakan kesakitan. Kesalahan ini membuatku terjebak,sulit mencari jalan keluar.
colors (ShortStory)
Wanita itu selalu menyambut paginya dengan senyuman.
Namun sore ini, dia seperti takut untuk keluar. Di bawah ranting besar itu, dia duduk. Tak ada yang istimewa dari perempuan itu, wajahnya biasa saja, tapi dibalik senyumnya ada cantik yang memancar, meskipun berbeda untuk sore ini.
Ada yang tersembunyi dari perasaannya, dia memendamnya dalam hati. Wajahnya sama sekali tak menunjukan bahagia. Sorot matanya sayu, hanya menyandarkan tubuhnya di punggung pohon, menyeka airmatanya yang hampir jatuh. Itulah alasan mengapa lelaki itu terus memandanginya dengan sudut mata, setengah khawatir. Tak ada yang mengerti mengapa perempuan itu begitu mengasingkan dirinya di sederet keramaian, lelaki itu pun tak bisa menganalisa warna matanya. Bukankah lelaki itu merasa dirinya tak tega melihat airmata perempuan itu, lalu mengapa ia hanya diam menyembunyikan kekhawatirannya? Entahlah.
Mendung sore ini berhasil menyelimuti mereka, menambah suasana semakin menggelisahkan. Namun perempuan itu tetap diam, bertahan tanpa kata, lelaki itu jadi tidak mengerti sendiri, mereka menjadi saling diam.
Namun akhirnya, waktu tak sengaja mempertemukan pandangan mereka, tak betah berada dalam kesunyian yang tanpa alasan.
Mereka saling menatap satu sama lain, mata mereka bertemu dan mencoba membaca arti dibalik tatapan masing-masing.
Dan lelaki itupun memulai.
“sampai kapan kamu akan seperti ini?” lelaki itu memfokuskan pandangannya pada mata perempuan disampingnya. Namun perempuan itu tetap diam, seperti tak sanggup mengucap.
Tak ada apapun yang diinginkan perempuan itu, ia hanya butuh pengertian dari sekali aja ia berucap, tanpa harus berletih untuk mengulangi. Lelaki disampingnya itu, dia yakin bahwa lelaki itu pasti lebih memahami, dan dia percaya lelaki itulah yang akan menghapus kegelisahannya saat ini, meskipun itu hanya mimpi yang menjadi harapannya. Mungkin, perempuan itu hanya butuh seseorang untuk menghangatkan bayang kosong disisinya.
akhirnya perempuan itu mengangkat bicara.
adakah sesuatu yang belum sempat kamu lakukan atau ingin mengubah sesuatu yang telah terlanjur dilakukan?
Lelaki itu diam, mengambil waktu untuk berfikir sejenak, hampir mengerti apa yang terucap dari perempuan itu, dan pertanyaan itu terasa sangat ganjil. Selama masih sanggup untuk di ubah,tak perlu mendekati batas akhir.
Perempuan itu memicingkan matanya. Kalau begitu kamu terlalu memudahkan, apakah setelah mengucapkan itu kamu mampu berargumen untuk tidak mengulanginya lagi? . perempuan itu memalingkan pandangannya, berusaha tak membalas tatapan lelaki itu. Dan lelaki itu sadar bahwa perempuannya tak menyukai janji kosong.
Setiap warna dan janji kosong akan menjadi kenangan yang paling mengerikan, namun perempuan itu percaya bahwa lelakinya akan lebih mengerti dan berusaha menjauhi hal yang akan menyakiti dia dan lelaki itu sendiri, karna mereka yakin mereka memang saling membutuhkan.
Perempuan itu ingin mendengar mengenai arti ketulusan. Lelaki itu termengu lama, menyimpan jawaban untuk kesekian kali, sampai akhirnya lelaki itu memberanikan dirinya untuk menjawab.
Cinta yang tulus itu cinta yang mampu menerima apa adanya, hanya mengandalkan rasa cinta ,tak memandang apapun, bahkan mampu mencintai karna ALLAH.
Perempuan itu tak merespon apapun dari jawabannya. dia mencoba memberanikan diri melihat bening mata lelakinya. Hanya itu? . perempuan itu masih merasa sesuatu kurang, walaupun sebenarnya tak tau apa yang dia inginkan di balik pertanyaan itu.
To be continued
listen!
seandainya lo bisa ngerti yah, sekali aja gue ngomong kalo gue gasuka diboongin, ya gue gasuka! buat siapapun itu deh. setidaknya jangan bikin males gue laah. semua orang punya batas kesabaran, termasuk gue, gue gak kepengen marah-marah, rasanya menghambur-hamburkan energi, dan gue yakin lo juga ga akan suka kan kalo gue marah-marah mulu. gue tau ada saatnya gue di kecewain, dan gue juga yakin ada saatnya juga untuk nyesel, yakan? setidaknya lo pahami dan resapi kata itu pake logika lo. jangan sampe lo bikin gue nyerah dan cape. seandainya lo tau, diem-diem gue nangis karna lo berubah, karna gue cuman takut, itu aja. lo bukan pemberi janji kosong kan? toh gue gatau lo dibelakang gue gimana. gue tulus ko, selama hati lo terbuka buat gue. gue ga akan jadi pendusta selama lo juga ngga jadi pembohong, gue ingin lo ga cuman baik depan gue tapi gue pengen lo bisa tulus lagi ky dulu. gue kasih kepercayaan ini cuman buat lo, dan gue berharap lo bukan orang yang jadi penghancurnya. enough, sekali lagi untuk lo inget, jangan pernah buat gue nyerah untuk mempertahanin lo, jangan pernah!
when I was at borobudur
foto ini adalah foto yang mungkin spesial, karna foto ini ada seorang cowo yang memotertnya dan ini spesial untuk pertama kalinya yang gue kenal di jogja. Dan ternyata dia seorang fotografer dan ternyata juga dia dari bandung 🙂 pantesan aja ganteng 🙂 masih muda ko, kalo perkiraan gue dia msh kuliah atau mungkin SMA kelas tiga, ngga ganteng tp manis, cuek tp ramah, dan gue suka 😀
Kelly Clarkson – Stronger (What Doesn’t Kill You)
LYRICS OF KELLY CLARKSON – STRONGER
you know the bed feels warmer
Sleeping here alone
You know I dream in colour
And do the things I want
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
You think you got the best of me
Think you had the last laugh
Bet you think that everything good is gone
Think you left me broken down
Think that I’d come running back
Baby you don’t know me, cause you’re dead wrong
What doesn’t kill you makes you stronger
Stand a little taller
Doesn’t mean I’m lonely when I’m alone
What doesn’t kill you makes a fighter
Footsteps even lighter
Doesn’t mean I’m over cause you’re gone
What doesn’t kill you makes you stronger, stronger
Just me, myself and I
What doesn’t kill you makes you stronger
Stand a little taller
Doesn’t mean I’m lonely when I’m alone
You heard that I was starting over with someone new
They told you I was moving on, over you
You didn’t think that I’d come back
I’d come back swinging
You try to break me, but you see
What doesn’t kill you makes you stronger
Stand a little taller
Doesn’t mean I’m lonely when I’m alone
What doesn’t kill you makes a fighter
Footsteps even lighter
Doesn’t mean I’m over cause you’re gone
What doesn’t kill you makes you stronger, stronger
Just me, myself and I
What doesn’t kill you makes you stronger
Stand a little taller
Doesn’t mean I’m lonely when I’m alone
Thanks to you I got a new thing started
Thanks to you I’m not the broken-hearted
Thanks to you I’m finally thinking about me
You know in the end the day you left was just my beginning
In the end…
What doesn’t kill you makes you stronger
Stand a little taller
Doesn’t mean I’m lonely when I’m alone
What doesn’t kill you makes a fighter
Footsteps even lighter
Doesn’t mean I’m over cause you’re gone
just short story
seorang yang lebih tua bertanya padaku “sof, kamu tau kisah seorang penghancur batu besar?” lalu aku diam dan menganggelengkan kepala “nggak pak saya gak tau” lanjutku.
seorang yang lebih tua itu membenarkan duduknya, menatap mataku begitu serius ” kamu tau? ketika seorang penghancur batu itu ingin mencoba menghancurkan batu yang besar?”
aku tetap diam, menggangguk.
“si penghancur batu tadi ituu, dia udah berusaha terus menerus berusaha menghancurkan batu besar tadi sof tapi yang ia dapat hanya serpihan-serpihan, hingga sampai ke 99 kali si penghancur batu tadi berusaha, dia hampir nyerah sof di yang ke 99 , karna sampai pada ke yang 99 kali ternyata ia gabisa menghancurkan batu itu, tapi kamu tau apa yang terjadi setelah itu?”
lalu aku hanya menggangguk kembali, sedangkan bapak itu tetap menatapku begitu serius.
“dan ke yang 99 kali itu juga, si penghancur batu tadi, mencoba mencoba lagi untuk kesekian kalinya, dan ternyata ke yang seratus kali itu ia baru bisa menghancurkan batu besar tadi, nah apa hikmah dari cerita itu sof?” bapak itu menelan ludahnya ” berarti, untuk dapat sukses itu ga langsung kita dapet begitu aja, tapi pasti kita bakalan gagal dulu, dan gagalnya itu gak cuman satu kali tapi berkali-kali sof”
aku menunduk tak sanggup menjawab, hampir ingin menangis, awal kalinya orang yang tak begitu dekat denganku, menasihatiku dengan begitu pelan dan menyentuh.
“tapi pak, apa selalu begitu? dan selama itu kah? saya selalu mendapatkan itu berkali-kali, tapi sampai sekarang saya belum mendapatkan kesusksesan itu juga paak” tanyaku sekali lagi
“sof” bapak itu memajukan sedikit pandangannya, dan kali ini ia berbicara lebih serius “sof kamu itu baru sekali gagal!!!! iyakan baru sekali? mungkin ke yang sepuluh kali atau seratus kali, kamu baru bisa merasakan kesuksesan itu sof, toh kalo kita udah berusaha maksimal mungkin, itu tinggal Allah yang berkehendak”
saat itu juga aku tak bisa mendustai, kata-kata itu terlalu menyentuh, airmataku tak sanggup tertahan hingga mengalir begitu saja, dalam hati seperti ada yang memotivasi. akupun mengangguk, menundukan sedikit pandanganku, menyeka airmata tadi.
bapak itu tersenyum didepanku “jadi begitu ya sof” ia mengangkat jempolnya padaku lalu berdiri.
perasaanku seperti terangkat, aku pun ikut berdiri, menahan airmata karna haru “iya, makasih ya pak”
hingga akhirnya aku pun berlalu, nasihat itu yang akan aku ingat selalu.
terimkasih atas nasihat yang akan memotiasi saya









































































