cuplikan cerpen II

“mel, lo tau kabar hari ini?” tanya intan, teman melda yang sedang duduk di sampingnya.

“kabar apa?” jawab melda mencoba untuk tidak panik.

“lo tau apaaa?” intan berhenti sejenak meneguk sisa ludahnya “mel, reyna jalan sama rendi, bedua mel! berdua! tadiiiiii !!”

‘ha??????” dengan tergesa-gesa melda berfikir, ia pun tak sanggup menahan kagetnya. Melda tak habis pikir kalo reyna bakalan beneran jalan berdua sama rendi, mencoba sekali lagi untuk tidak percaya, tapi semua sudah terlalu teryakini oleh melda. mau apalagi dia? tanya melda dalam hati. Awalnya melda udah lebih tau kalo mereka akan pergi berdua, tapi melda tidak menghiraukan itu, bahkan melda menangkapnya bahwa itu hanya sebuah becandaan. Tapi dalam kenyataan yang sekarang didapatkan ternyata itu menjadi dan memang terjadi.

Melda diam, gak tau harus apa, ga ada hak juga untuk cemburu apalagi untuk marah-marah. Melda melamun tak menyangka, apa lagi ini? masih kurang cukup? tanya melda dalam hati yang menahan batin, sedikit ingin meluapkannya walau melda tau, semua itu ga akan guna. Dan ia lebih memilih diam dan menahannya.

About sofialeaa

Maybe I'm not perfect like them, but here's I am, I just want to be myself. I don't know what they judge my self , but I know who knows exactly who I am, just myself and God, you don't even know the fact about me. i'm not good and I'm also not bad, i'm not a beautiful girl but i'm also not a bad girl, i'm just a little girl that be an ordinary girl View all posts by sofialeaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: